*Saldo BOK Puskesmas di Aru Mengendap Rp8,04 Miliar, Dinkes: Itu Tanggung Jawab Kapus*

_Kepulauan Aru, http://hariankota.web.id_ – Dana Bantuan Operasional Kesehatan /BOK/ untuk 30 Puskesmas di Kabupaten Kepulauan Aru tahun 2024 disorot. Data LKPD menunjukkan ada saldo yang mengendap hingga *Rp8.049.218.832*. Dinas Kesehatan /Dinkes/ menyebut tanggung jawab penuh ada di Kepala Puskesmas.

Hal itu diungkapkan Mantan Kepala Dinkes Kepulauan Aru, dr. Wati Gunawan kepada wartawan, Selasa/9/9/2026.

“BOK puskesmas yg menjadi KPA adalah kepala puskesmas. Anggaran dari kementerian kesehatan langsung disalurkan ke rekening puskesmas. Jadi dinas kesehatan hanya melakukan monitoring terkait dengan perencanaan, pelaksanaan kegiatan,” ujar dr. Wati.

Ia menjelaskan, pertanggungjawaban BOK langsung ke Kementerian Kesehatan. Sehingga jika ada kendala dan sisa anggaran, maka Kapus yang melaporkan ke pemberi anggaran.

“Evaluasi kinerja kapus selalu dilakukan tiap tahun. Tapi semua kembali ke mereka, fungsi kita lebih ke pendampingan tapi pelaksana lapangan adalah mereka,” lanjutnya.

dr. Wati juga menegaskan jika ditemukan Kapus tidak bekerja optimal maka Dinkes akan melapor ke pimpinan daerah.

“Jika mereka tidak kerja kita laporkan ke pimpinan daerah utk evaluasi raport kapus dan dipertimbangkan utk diganti,” tegasnya.

Berdasarkan Tabel 62 LKPD Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2024, terjadi ketimpangan besar penyerapan BOK antar Puskesmas:

*5 Puskesmas Saldo Tertinggi:*
1. *Puskesmas Dobo*: Rp868.055.243
2. *Puskesmas Kojabi*: Rp752.915.679
3. *Puskesmas Leting*: Rp563.026.457
4. *Puskesmas Marlasi*: Rp541.647.125
5. *Puskesmas Wakua*: Rp449.713.486

*5 Puskesmas Saldo Terendah:*
1. *Puskesmas Benjina*: Rp16.269.761
2. *Puskesmas Popjetur*: Rp62.119.218
3. *Puskesmas Longgar Apara*: Rp64.205.382
4. *Puskesmas Samang/Ujir*: Rp77.902.446
5. *Puskesmas Jambu Air*: Rp86.795.568

_Total keseluruhan saldo mengendap 30 Puskesmas se-Kabupaten Kepulauan Aru mencapai *Rp8.049.218.832*._
_Sumber: Tabel 62 LKPD Kabupaten Kepulauan Aru Tahun 2024_

Hingga berita ini diturunkan, Dinkes Kepulauan Aru yang baru belum memberikan keterangan resmi terkait langkah konkret pembinaan terhadap 30 Kapus.

Polemik ini memunculkan pertanyaan besar. Jika fungsi Dinkes hanya pendampingan, siapa yang menjamin pelayanan kesehatan di 30 Puskesmas tetap optimal di tengah saldo BOK Rp8 miliar yang tidak terserap?.